Terimakasih Sayang

Malam gelap tak berbintang
Awan gelap menghalangi rembulan
Hati sepi tak juga riang
Beginikah rasa kehilangan
Aku terdiam dalam sunyi
Sambil berangan tentang esok dengan sang mentari
Menyusun kembali hati yang mati
Terbawa tidur ke alam mimpi
Aku berdoa pada sang Tuhan
Berdoa tentang harapan
Tentang aku dan kamu di suatu malam
Malam penuh ria tanpa kelam
Renungan ini membunuh ku
Menusuk jauh ke dalam hati ku
Setetes butir air mata
Dalam diam tanpa kata
Aku melihat kembali tentang kita
Tentang kita dan waktu yang berharga
Tentang perjuangan penuh makna
Memperjuangkan harapan, cinta, dan cita
Rintik air hujan turun seiring butir air mata
Semakin deras
dan menguras tenaga
Kini kau telah tiada
Dan aku hanya menyesali
Lalu mengenang hari
Senyum manis menyambut di suatu pagi
Ucapan lembut sebelum pergi ke alam mimpi
Semua hilang pergi
Bersama cinta mu kasih
Cukup ini aku bersedih
Esok tak ada lagi rasa pedih
Terimakasih sayang
Ku cinta kau untuk yang pertama
Terimakasih sayang
Atas cerita yang kau tuliskan
Terimakasih sayang
Atas semua yang kau berikan
Terimakasih sayang

Buat rinda jangan galau lagi ya kawaaannn

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s