Melepaskanmu

Entah harus berapa banyak air mata yang tumpah hanya karena mu
Berapa lama lagi sampai aku benar-benar lupa tentang mu
Tidak akan lupa, aku tau itu
Kita tidak akan bersatu lagi
Kita hanya akan tetap berpisah dan terus menjalani kehidupan kita masing-masing
Kau tidak akan pernah menoleh untuk ku dan aku terus mengikuti bayang mu yang gelap
Aku mencoba beranjak, hampir berhasil lalu kau menahan ku lagi
Aku terus mencoba, meskipun gagal
Tapi entah mengapa selalu gagal
Aku bisa memberikan orang lain nasihat, yang bahkan aku sendiri tidak mampu melakukannya
Karena melakukan hal tersebut pada mu adalah hal tersulit dalam hidup ku sampai saat ini
Aku hanyalah sebutir debu yang akan kau tiup dan hilang entah kemana
Seberkas bayangan hitam yang kau beri cahaya lalu hilang
Sepotong kalimat omong kosong yang kau indahkan
Lalu aku hanyalah sebongkah es yang kau taruh di atas api
Kasih ku tak sampai
Tak apa
Pergi lah, karena aku pun akan pergi sejauh yang aku bisa
Tapi percayalah, karma akan terjadi
Saat ini aku dibawah mu
Terus menengadah
Tapi aku takkan berhenti untuk menarik tangan ku
Menarik tubuh ku menjauh dari mu
Menghilangkan satu per satu memori tentang mu
Lalu meniup mu seperti debu lalu hilang entah kemana
Membakar mu seperti es di atas api
Dan mengindahkan mu hanya seperti omong kosong
Pelan, tapi pasti
Aku bisa melakukannya
Mungkin saat ini aku yang terkesan kejam
Tapi aku mencontoh apa yang kau lakukan dulu

🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s