Keheningan

Apa rasanya ketika semuanya berasa datar? Ketika semua berasa menyedihkan? Ketika tidak ada lagi tempat cerita yang kamu percaya? Ketika harus tertawa saat air mata mu mengalir? Atau ketika semua terasa salah? Ketika hal yang menyenangkan terasa hambar? Bahkan atmosfer tidak mendukung mood mu baik.
Rasanya semua seperti salah
Semuanya terasa hambar
Ketika logika mu menginginkan tawa tapi hati mu terus menangis
Ketika logika menyeret mu ke masa sekarang, tapi hati menahan mu di dalam ingatan masa lalu
Ketika orang yang cocok dengan mu harus jauh dari mu
Semuanya terasa hampa
Kosong
Semilir angin keheningan berhembus menerpa dan berdesir jauh di dalam hati
Ketika hanya seuntai kata yang mampu meluruhkan semua kekesalan
Kekesalan terpendam tanpa pernah bisa mengutarakannya
Ketika orang yang selalu ada kini pergi entah kapan kembali
Saat itu dalam keheningan
Dalam kesunyian
Hati seakan bicara ‘dimana dirimu?’ Mempertanyakan masihkah aku bertahan melawan kesepian dan kegalauan
Hati seakan berkata panjang lebar tanpa cela
Seakan akan aku melakukan kesalahan terbesar
Seperti gerak refleks air mata ini mengalir begitu saja
Keluar bersama kegundahan terpendam selama ini
Selamat malam, semoga mimpi indah:))
Aku masih sayang kamu, kalian semua.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s