Bisakah Perpisahan itu Ditunda?

e-scrapbook

Rasanya sudah lama sekali saya tidak menulis lagi, kira-kira sekitar satu bulan lebih saya tidak menulis lagi. Sedikit kaku awalnya, tapi hari ini saya akan membahas tentang sebuah pertemuan-perpisahan serta sayang-benci. Kalau dipikir antar dua sub judul tadi sedikit kontra, bukan?
Tapi ini berdasarkan pengalaman saya selama setahun terakhir ini. Jadi, sebelum saya berada di kelas 8J–yang selama setahun terakhir membagi suka duka bersama saya–saya merupakan salah satu dari dua puluh delapan siswa 7G. Di kelas lama saya, saya tidak pernah mendapatkan semacam masalah berat, hukuman, masuk ke ruang BK, ataupun dijemur. Hingga di bulan Juli 2012, saya ditetapkan menjadi siswa di kelas 8J. Saya tidak tau dosa apa yang saya perbuat dulu atau mungkin karma. Kelas saya yang kali ini tiga ratus enam puluh derajat berbeda dengan kelas lama saya. Kelas saya yang kali ini depenuhi oleh trouble maker sekolah. Di semester pertama, masing-masing dari kami masih membawa ego…

View original post 328 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s